Pengertian Model Pembelajaran Flipped Classroom : Jenis, Langkah, Kelebihan dan Kekurangannya

Posted on

Model Pembelajaran Flipped Classroom – Ada banyak model yang diterapkan dalam pembelajaran, salah satunya flipped classroom. Apa itu model pembelajaran flipped classroom? Asa saja karakteristik model pembelajaran flipped classroom?

Baca Juga : Pengertian Metode Pembelajaran

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian model pembelajaran flipped classroom, karakteristik, jenis, langkah, kelebihan dan kekurangan metode belajar flipped classroom secara lengkap.

Pengertian Model Pembelajaran Flipped Classroom

Pengertian flipped classroom adalah model pembelajaran yang mengurangi proses belajar langsung, dimana murid mempelajari materi pembelajaran secara mandiri dirumah lebih dulu. Setelah itu, barulah kegiatan belajar mengajar di kelas hanya mengerjakan tugas dan mendiskusikan materi yang belum bisa dimengerti.

Pada dasanya, konsep pembelajaran ini yaitu pembelajaran formal di kelas dilaksanakan dirumah dan tugas rumah dari pembelajaran formal dikerjakan di kelas. Sehingga model pembelajaran flipped classroom disebut juga pembelajaran kelas terbalik.

Model pembelajaran ini dikenalkan pada tahun 2000 dengan tokoh yang pertama kali memperkenalkan metode belajar flipped classroom adalah J. Wesley Baker.

Metode belajar flipped classroom juga diartikan sebagai pembelajaran yang mengombinasikan pembelajaran dalam dan luar kelas guna mengoptimalkan proses belajar dan mengajar yang dilakukan. Kegiatan belajar yang biasa dilakukan dalam kelas dilakukan dirumah dan begitu sebaliknya. Pada model pembelajaran terbalik abad ke-21, guru sebagai fasilisator menyediakan materi yang akan dipelajari dalam bentuk video untuk murid pelajari di rumah sehingga saat di kelas murid sudah siap dengan materi pembelajaran.

Pengertian Model Pembelajaran Flipped Classroom Menurut Para Ahli

Bergmann dan Sams (2012)

Pengertian flipped classroom ialah apa yang secara konvensional dilaksanakan dikelas kini dilaksanakan dirumah, sedangkan apa yang secara konvensional dikerjakan sebagai pr sekarang dikerjakan dikelas.

Baca Juga : Pengertian Model Pembelajaran Snowball Throwing

Milman (2012)

Definisi flipped classroom yaitu konsep belajar berdasar bahwa pembelajaran tradisional dikelas menjadi pekerjaan rumah dan pekerjaan rumah dikerjakan dikelas.

Johnson (2013)

Flipped classroom juga diartikan sebagai metode belajar yang mengurangi pengajaran guru secara langsung tapi meningkatkan pengajaran tak langsung yaitu murid bisa mengakses materi pembelajaran secara daring.

Yulietri dkk (2015)

Arti flipped classroom yakni model belajar mengajar yang tak seperti biasanya dimana dalam sebelum proses pembelajaran dikelas dimulai, murid belajar materi pelajaran di rumah dan aktivitas belajar mengajar di kelas berupa pengerjaan tugas, berdiskusi mengenai materi atau soal yang belum murid mengerti.

Karakteristik Model Pembelajaran Flipped Classroom

Pemanfaatan waktu belajar didalam dan luar kelas lebih ditekankan pada metode belajar flipped classroom ini supaya pembelajaran lebih berkualitas sehingga pemahaman murid pada materi pembelajaran mengalami peningkatan.

Karakteristik model pembelajaran flipped classroom, diantaranya yaitu (Abeysekera dan Dawson, 2015):

  • Adanya perubahan pemakaian waktu di kelas dan diluar kelas.
  • Aktivitas yang biasa dilakukan dirumah sebagai pekerjaan rumah dilakukan di kelas.
  • Aktivitas yang biasa dilakukan di pembelajaran konvesional dalam kelas dilakukan di luar kelas.
  • Adanya penekanan pada pembelajaran aktif, penyelesaian persolaan dan juga peer learning di dalam kelas
  • Kegiatan sebelum dan sesudah kelas.
  • Pemakaian teknologi khususnya video untuk menyampaikan materi pembelajaran.

Sedangkan berdasarkan pendapat Muir dan Geiger (2015), karakteristik flipped classroom, diantaranya yaitu:

  • Guru merupakan pemandu murid.
  • Sarana peningkatan komunikasi dan hubungan pribadi diantara guru dan murid.
  • Murid yang tidak menghadiri kelas maka pelajaran tidak akan ketinggalan pelajaran.
    murid diberi ruang untuk bertanggung jawab atas pembelajarannya.
  • Kelas sebagai tempat permanen pengarsipan konten untuk dilihat dan dibenahi.
  • Kelas sebagai tempat semua murid terlibat dalam pembelajaran.
  • Ruang para murid mendapatkan pembelajaran yang dipersonalisasi.
  • Mengkombinasikan pengarahan langsung dan juga pembelajaran konstruktivitik.

Baca Juga : Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI)

Jenis Model Pembelajaran Flipped Classroom

Ada beberapa jenis metode pembelajaran flipped classroom, diantaranya yaitu:

Traditional flipped, yaitu metode belajar flipped classroom yang paling sederhana dimana murid melihat video pembelajaran di rumah, lalu aktivitas pengerjaan tugas dikelas diberikan berkelompok lalu pada akhir pembelajaran diadakan kuis individu maupun kuis berpasangan.

Mastery Flipped, yaitu metode belajar flipped classroom yang merupakan hasil perkembangan dari Traditional Flipped. Hampir sama dengan metode traditional flipped, namun pada awal pembelajaran dilakukan pengulasan materi sebelumnya.

Peer Instruction Flipped, yaitu metode belajar dimana murid belajar materi dasar dari video sebelum kelas dimulai. Pada saat berada dalam kelas murid menjawab soal konseptual secara mandiri dan murid diberi peluang untuk berpendapat mengenai soal tersebut untuk memberikan keyakinan pada murid lainnya dan di akhir kegiatan belajar mengajar murid secara individu diberi tes pemahaman.

Problem Based Learning Flipped, yaitu metode belajar dimana murid diberi video petunjuk untuk memecahkan persoalan yang akan dibahas di kelas. Pada saat di kelas, guru membantu murid bereksperimen dan evaluasi.

Langkah Flipped Classroom

Tahapan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom diantaranya :

Persiapan

Pada tahapan ini, hal yang dilakukan diantaranya yaitu

  • Pertama, guru memberi materi dalam bentuk video pembelajaran.
  • Kemudian, memberitahu tujuan dari pembelajaran dan ringkasan pokok materi yang akan dipelajari.
  • Setelah menonton video yang diberikan guru, murid diminta membuat rangkuman materi.

Kegiatan di Kelas

Pada tahapan ini, hal yang dilakukan diantaranya yaitu:

  • Para murid dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah murid dalam satu kelompok berisi 4 sampai 5 orang.
  • Kemudian, dilakukan pembahasan video pembelajaran yang diberikan guru dengan berdiskusi dan tanya jawab.
  • Adanya sesi tanya jawab dengan para murid maka guru memperkuat konsep.
  • Setelah itu, guru memberikan latihan penyelesaian soal lewat lembar kerja siswa.
  • Lalu, setiap kelompok yang telah dibuat guru mendiskusikan soal latihan tersebut.

Baca Juga : Metode Pembelajaran Learning Start With a Question (LSQ)

  • Guru berperan sebagai fasilisator supaya murid bisa menyampaikan pikiran pokok dari soal yang dibahas.
  • Selanjutnya, satu kelompok mempresentasikan hasil mereka lalu kelompok lain memberikan tanggapan.
  • Berikutnya, guru akan mengetes pemahaman murid dengan memberikan soal.
  • Pada sesi akhir, guru memberi video pembahasan materi berikutnya.

Kelebihan dan Kekurangan Flipped Classroom

Kelebihan flipped classroom, diantaranya yaitu:

  • Murid diminta belajar secara mandiri dari video pembelajaran yang diberi guru.
  • Murid bisa mengulang video pembelajaran hingga memahami materi tersebut.
  • Murid bisa mengakses video dimanapun asalkan sarananya tercukupi bahkan dapat menyalin video tersebut dengan cara diunduh atau dicopy ke flashdisk.
  • Metode ini dirasa lebih efisien sebab murid mempelajari materi pembelajaran yang akan dibahas dikelas di rumah sehingga saat dikelas mereka akan fokus pada kesulitan yang mereka temukan pada materi tersebut.

Kekurangan flipped classroom, diantaranya yaitu:

  • Murid yang tak memiliki hp, laptop atau komputer akan sulit mengakses video karena untuk bisa mengaksesnya dibutuhkan sarana tersebut.
  • Dibutuhkan koneksi internet yang cukup bagus untuk bisa mengunduh dan memutar video pembelajaran.
  • Kemungkinan dibutuhkan standar yang banyak untuk memastikan para murid memahami materi yang dibahas dalam video.

Baca Juga : Metode Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI)

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian model pembelajaran flipped classroom, karakteristik, tipe, langkah, kelebihan dan kekurangan metode belajar flipped classroom secara lengkap. Semoga bermanfaat