Lambung

Pengertian Lambung : Struktur Bagian, Lapisan, Fungsi, Gangguan dan Penyakit Pada Lambung Manusia

Posted on

Fungsi Lambung – Apa itu lambung? apa fungsi lambung? Jelaskan struktur lambung! Apa saja penyakit yang dapat menyerang lambung?

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian lambung, struktur bagian, fungsi dan penyakit pada lambung secara lengkap.

Baca Juga : Fungsi Usus Besar

Pengertian Lambung

Lambung merupakan salah satu organ pencernaan pada manusia. Fungsi lambung adalah sebagai tempat penyimpanan makanan sementara dan mengolah makanan tersebut agar dapat masuk ke usus kecil.

Lambung memiliki derajat keasaman bernilai 3 yang artinya lambung bersifat sangat asam, sifat asam tersebut membuat lambung dapat menghancurkan dan membunuh mikroorganisme asing yang masuk dalam tubuh melalui makanan. Dinding lambung tersusun atas 3 jenis otot lambung diantaranya otot melingkar, otot memanjang dan otot menyilang sehingga ketika otot berkontraksi akan terjadi gerakan memutar yang disebut gerak peristaltik.

Struktur Bagian Lambung dan Fungsinya

Berikut ini anatomi bagian lambung beserta fungsinya:

Kardiak

Kardiak merupakan tempat pertama dari lambung yang menerima makanan masuk, letak kardiak berada dibawah kerongkongan atau bagian atas lambung.

Fundus

Fundus merupakan bagian tengah lambung. Dalam fundus, makanan akan tersimpan selama kurang lebih 1 jam. Dalam fundus juga, gas-gas akan terakumulasi ketika proses pencernaan kimia terjadi dalam lambung.

Korpus

Korpus merupakan bagian pusat dari organ lambung. Dibagian korpus terjadi proses pencernaan kimia.

Pilorus

Pilorus merupakan bagian lambung yang berhubungan dengan duodenum. Dalam Pilorus, makanan terakumulasi dan mengalami proses pencernaan sebelum masuk ke duodenum. Pilorus bekerja dengan dipengaruhi pH makanan. Jika makanan yang masuk ke pilorus bersifat asam maka otot pilorus akan mengendur sehingga pintu pilorus akan terbuka dan jika makanan yang masuk ke pilorus bersifat basa maka otot pilorus akan berkontraksi dan pintu pilorus akan tertutup sehingga makanan tidak bisa dikeluarkan.

Lapisan Lambung

Dinding lambung tersusun atas 4 lapisan diantaranya yaitu:

Lapisan Mucosa

Mukosa merupakan lapisan dinding lambung yang akan mengeluarkan berbagai cairan. Cairan tersebut seperti enzim, asam lambung dan hormon. Lapisan mucosa memiliki bentuk seperti palung, sehingga dengan bentuk tersebut dapat memungkinkan memperbesar perbandingan antara luas dan volume, sehingga volume getah lambung yang dikeluarkan menjadi lebih banyak. Pada lapisan mucosa terdapat 3 jenis sel yaitu sel goblet, sel parietal dan sel chief.

  • Sel goblet, berfungsi untuk memproduksi mucus. Mucus merupakan lendir yang berfungsi menjaga lapisan terluar dari sel lambung agar tidak terluka dan mengalami kerusakan apabila terkena beberapa jenis enzim seperti enzim pepsin dan asam lambung.
  • Sel parietal, berfungsi untuk menghasilkan asam lambung atau getah lambung. Fungsi asam lambung adalah untuk mengaktifkan enzim pepsin. Sel parietal dapat menghasilkan asam lambung dan membuat lambung memiliki tingkat keasaman atau pH 2.
  • Sel chief, berfungsi menghasilkan pepsinogen. Pepsinogen merupakan jenis enzim pepsin yang tidak aktif. Enzim pepsin yang aktif berperan agar enzim tidak mencerna protein dalam lambung. Dengan kata lain, enzim pepsinogen akan mencegah kematian sel tersebut.

Lapisan Submucosa

Lapisan submukosa merupakan tempat pembuluh darah vena dan arteri lambung ditemukan. Fungsi pembuluh darah vena dan arteri adalah untuk menyalurkan berbagai nutrisi makanan dan oksigen ke sel dalam perut.

Baca Juga : Fungsi Usus Halus

Lapisan Muscularis

Lapisan muskularis merupakan lapisan otot lambung yang membantu proses pencernaan secara mekanis. Lapisan otot ini terbagi menjadi tiga bagian diantaranya lapisan otot melingkar, memanjang, dan menyerong. Otot-otot ini akan menghasilkan kontraksi pada lapisan lambung yang disebut gerakan peristaltik.

Lapisan Serosa

Lapisan Serosa merupakan lapisan terluar lambung. Fungsi lapisan serosa adalah sebagai pelindung lambung dari gesekan.

Fungsi Lambung

Fungsi lambung, diantaranya:

  • Sebagai pertahanan utama dalam sistem kekebalan tubuh sebab lambung mengandung asam klorida yang membantu untuk membunuh bakteri dan virus yang masuk bersama makanan yang dikonsumsi
  • Untuk menyerap ion, air dan beberapa senyawa larut lemak seperti alkohol, kafein dan aspirin.
  • Untuk memproses dan mengubah protein menjadi pepton.
  • Untuk membekukan susu dan mengeluarkan kasein.

Lebih jelasnya berikut ini adalah 2 fungsi utama lambung yaitu fungsi motoris dan fungsi sekresi dan pencernaan.

Fungsi Motoris

Fungsi motoris lambung meliputi fungsi reservior, fungsi mencampur dan memecahkan makanan, serta fungsi pengosongan lambung.

  • Fungsi reservior lambung adalah sebagai tempat penyimpanan makanan sedikit demi sedikit untuk dicerna.
  • Fungsi mencampur dan memecahkan makanan adalag fungsi lambung untuk mancampur dan memecahkan makanan menjadi bentuk partikel yang lebih kecil dan mencampurnya dengan berbagai cairan atau getah lambung.
  • Fungsi pengosongan adalah fungsi lambung yang dilakukan di bagian pilorus degan dipengaruhi oleh viskositas, keasaman, kerja dan volume.

Fungsi Sekresi dan Pencernaan

Dalam lambung terjadi proses pencernaan protein oleh enzim pepsin dan getah lambung. Selain itu, didalam lambung terjadi sintesis dan pengeluaran gastrin yang dipengaruhi oleh asupan protein, peregangan autrum, dan alkalinisasi autrum. Dalam lambung terjadi proses sekresi yang memungkinkan proses absorpsi vitamin B12 dari usus halus bagian distal. Selain itu, dalam lambung terjadi proses sekresi mukus yang membentuk selubung pelindung untuk lambung, proses ini memberikan pelumasan pada makanan sehingga lebih mudah dicerna.

Selain fungsi diatas, getah lambung (HCl) dan berbagai enzim yang dihasilkan lambung memiliki banyak fungsi.

  • Membunuh berbagai kuman yang masuk bersama makanan
  • Mengaktifkan pepsinogen menjadi enzim pepsin yang berfungsi mencerna protein
  • Mempercepat reaksi antara air, protein, dan pepsin

Enzim Lambung dan Fungsinya

  • Enzim pepsin berfungsi mengubah protein menjadi bentuk molekul yang lebih kecil
  • Enzim musin berfungsi enzim musinuntuk melicinkan makanan agar lebih mudah dicerna lambung
  • Enzim renin berfungsi untuk mengubah kaseinogen menjadi kasein.

Baca Juga : Fungsi Usus 12 Jari

Penyakit Pada Lambung

Berikut beberapa penyakit dan gangguan yang dapat terjadi pada lambung manusia, diantaranya yaitu:

Gastritis

Gastritis merupakan peradangan pada lapisan lambung. Penyebab gastritis diantaranya terlalu banyak minum minuman beralkohol, penggunaan obat aspirin dan ibuprofen dalam jangka panjang dan sebagainya.

Maag

Maag atau tukak lambung merupakan peradangan pada dinding lambung yang disebabkan oleh pengeluaran asam lambung (asam klorida) yang berlebihan.

Dispepsia

Dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan nyeri dan perih di bagian atas perut serta perut terasa penuh padahal belum makan.

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian lambung, struktur bagian, fungsi dan penyakit pada lambung secara lengkap. Semoga bermanfaat