Perubahan Sosial

Pengertian Perubahan Sosial : Ciri, Teori, Bentuk, Dampak Dan Contoh Perubahan Sosial

Posted on

Pengertian Perubahan Sosial – Apa yang dimaksud dengan perubahan sosial? Apa yang dimaksud dengan perubahan sosial beserta contohnya? Apa itu perubahan sosial? Apa saja faktor yang mempengaruhi perubahan sosial? Apa contoh perubahan sosial? Apa penyebab dari perubahan sosial? Apa dampak perubahan sosial?

Baca Juga : Pengertian Kesenjangan Sosial

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian perubahan sosial menurut para ahli, ciri, teori, bentuk, dampak dan contoh perubahan sosial budaya dalam masyarakat secara lengkap.

Pengertian Perubahan Sosial

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam masyarakat tentang nilai sosial, norma, dan beragam pola dalam kehidupan manusia. Masyarakat mengalami perubahan secara terus menerus, tapi perubahan yang terjadi dalam masyarakat berbeda-beda, ada yang cepat dan ada yang lambat.

Perubahan sosial dalam masyarakat biasanya diawali dengan pengenalan unsur baru baik unsur eksogen (luar) maupun endogen (dalam) melalui interaksi sosial konflik integrasi dalam masyarakat.

Perubahan sosial di kota lebih cepat dibandingkan di desa karena di kota, masyarakat yang datang dari berbagai latar belakang cenderung lebih terbuka dengan perubahan.

Perubahan sosial budaya yang berlangsung lambat dalam kehidupan masyarakat adalah perubahan evolusi yakni perubahan sosial budaya dalam masyarakat yang berlangsung cepat.

Perubahan sosial budaya memberikan pengaruh baik pengaruh kecil hingga besar. Contoh perubahan sosial budaya yang membawa pengaruh kecil terhadap kehidupan masyarakat adalah gaya rambut, pakaian dan lainnya. Sedangkan, contoh perubahan sosial budaya yang mempunyai pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat adalah masyarakat agraris berubah menjadi masyarakat industri.

Selain itu, perubahan sosial juga memberikan dampak bagi kehidupan baik positif maupun negatif. Salah satu contoh perubahan sosial yang dapat membawa dampak negatif yaitu perilaku konsumtif.

Perubahan sosial budaya yang terjadi setelah revolusi mei 1998 adalah masyarakat mulai berani mengemukakan pendapatnya dan berpikir lebih terbuka mengenai demokrasi dan kebebasan berbicara. Perubahan yang terjadi setelah revolusi mei 1998 cukup signifikan, khususnya bagi pemerintahan dan kebebasan berpendapat bagi masyarakat sehingga informasi lebih terbuka.

Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli

Gillin

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karena adanya perubhan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun dengan difusi atau penemuan baru dalam masyarakat.

Mac Iver

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial (social relation) atau perubahan pada keseimbangan hubungan sosial.

Emile Durkheim

Perubahan sosial dapat terjadi sebagai hasil faktor ekologis dan demografis yang mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik kedalam kondisi masyarakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik.

William F. Ogburn

Perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan baik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.

Raja

Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakat di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi suatu sistem sosial.

Baca Juga : Pengertian Ketimpangan Sosial

Kingsley Davis

Perubahan sosial adalah perubahan perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.

Selo Soemardjan

Perubahan sosial adalah segala perubahan pada berbagai lembaga masyarakat dalam suatu lingkungan masyarakat yang mempengaruhi sistem sosial termasuk di dalamnya nilai sosial, sikap, pola perilaku antara kelompok dalam masyarakat.

Samuel Koenig

Perubahan Sosial adalah modifikasi dari pola kehidupan masyarakat.

Karl Marx

Perubahan Sosial adalah perubahan yang terjadi karena perkembangan teknologi atau kekuatan produktif dan hubungan antara kelas sosial yang berubah.

Ciri-Ciri Perubahan Sosial

Berikut beberapa ciri atau karakteristik perubahan sosial, diantaranya yaitu:

  • Masyarakat tidak akan berhenti berkembang karena mengalami perubahan baik secara cepat maupun lambat.
  • Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti perubahan pada lembaga sosial lainnya
  • Perubahan sosial yang cepat akan mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara sebagai proses penyesuaian diri.
  • Tidak dibatasi bidang kebendaan atau bidang spritual karena keduanya saling berinteraksi dengan kuat.

Teori Perubahan Sosial

Berikut ini teoro-teori perubahan yang terjadi dalam masyarakat, diantaranya yaitu:

Teori Evolusi

Teori evolusi (evolutionary theory) menjelaskan perubahan sosial memiliki arah yang tetap dan dialami setiap masyarakat, artinya perubahan sosial akan terjadi secara bertahap dari awal hingga akhir, ketika sudah tercapai perubahan terakhir maka tidak akan terjadi perubahan lagi.

Teori evolusi berpegang pada teori Evolusi Darwin dan dipengaruhi juga oleh pemikiran Herbert Spencer. Sedangkan, dalam teori evolusi perubahan sosial ada dua tokoh yang paling berpengaruh diantaranya Emile Drkheim dan Ferdinand Tonnies.

Menurut Emile Durkheim, adanya perubahan karena sebuah evolusi mempengaruhi perorganisasian masyarakat, terutama dalam menjalin hubungan kerja. Sedangkan menurut Ferdinand Tonnies, masyarakat berubah dari masyarakat sederhana yang mempunyai hubungan erat dan komperatif menjadi masyarakat besar yang menjalin hubungan secara terspesialisasi dan impersonal.

Kelemahan teori evolusi adalah tidak dapat menjelaskan pertanyaan Mengapa Masyarakat Berubah? Hal tersebut karena teori ini hanya menjelaskan perubahan yang terjadi.

Teori Konflik

Teori konflik (conflict theory) menjelaskan perubahan sosial dapat berbentuk konflik. Konflik berasal dari pertentangan kelas antara kelompok penguasa dengan kelompok masyarakat tertindas sehingga melahirkan perubahan sosial yang mengubah sistem sosial.

Tokoh yang berpengaruh pada teori konflik diantaranya Karl Marx dan Ralf Dahrendort. Karl Marx berpendapat bahwa konflik sosial adalah sumber paling penting dan paling berpengaruh pada semua perubahan sosial terjadi. Sedangkan menurut Ralf Dahrendorf, setiap perubahan sosial adalah hasil konflik dalam kelas masyarakat.

Teori Fungsionalis

Teori fungsionalis menjelaskan perubahan sosial adalah suatu yang konstan dan tidak membutuhkan penjelasan, karena itu perubahan sosial bisa saja mengacaukan keseimbangan dalam masyarakat. Jadi, teori fungsional hanya menerima perubahan yang menguntungkan atau perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat, sedangkan perubahan yang tidak bermanfaat tidak akan digunakan atau dibuang.

Baca Juga : Pengertian Kontak Sosial

Tokoh yang berpengaruh dalam teori fungsional yakni William Ogburn. Menurut William Ogburn, meski unsur masyarakat saling berkaitan satu sama lain, tapi kecepatan dalam perubahan setiap unsur tidak sama. Ada unsur yang berubah dengan cepat dan ada juga yang lambat.

Teori Siklus

Teori siklus atau siklis menjelaskan bahwa perubahan sosial terjadi secara bertahap dengan perubahan yang tidak akan berhenti meski pada tahapan akhir yang sempurna, tapi perubahan tersebut akan kembali ke tahap awal untuk peralihan ke tahap berikutnya, sehingga tergambar suatu siklus.

Tokoh yang berpengaruh dalam teori siklus diantaranya Oswald Spenger dan Arnold Toynbee. Menurut Oswald, setiap masyarakat berkembang dengan 4 tahap, contohnya pertumbuhan manusia dari masa kanak-kanak, masa remaja, masa dewasa ke masa tua. Sedangkan menurut Arnold Toynbee, perubahan sosial baik kemajuan ataupun kemunduran dapat dijelaskan dalam konsep kemasyarakatan yang berhubungan satu sama lain yaitu tantangan dan tanggapan.

Bentuk Perubahan Sosial

Berikut ini bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat, diantaranya:

Perubahan Sosial Berdasarkan Periode Waktu

  • Perubahan sosial lambat (evolusi) adalah perubahan sosial yang memerlukan waktu lama tanpa perencanaan dan bergantung pada orang yang berkuasa pada masa tertentu.
  • Perubahan sosial cepat (revolusi) adalah perubahan sosial yang memerlukan waktu cepat yang mengubah dasar kehidupan masyarakat dalam waktu singkat.

Perubahan Sosial Berdasarkan Proses Terjadinya

  • Perubahan sosial besar adalah perubahan sosial yang berdampak besar bagi kehidupan masyarakat. Contohnya perubahan sistem pemerintahan.
  • Perubahan sosial kecil adalah perubahan sosial yang tidak berarti penting bagi struktur sosial dalam mempengaruh kehidupan masyarakat. Contohnya perubahan model pakaian yang tidak melanggar nilai dan norma.

Perubahan Sosial Berdasarkan Proses Terjadinya

  • Perubahan sosial direncakanan adalah perubahan sosial yang melakukan persiapan dan perencanaan. Contoh perubahan sosial direncanakan yaitu program keluarga berencana (KB)
  • Perubahan sosial tidak direncanakan adalah perubahan sosial yang tidak membutuhkan persiapan dan perencanaan. Contoh perubahan sosial tidak direncanakan yaitu keluarga tiba-tbia terpaksa pindah ke lingkungan baru.

Perubahan Sosial Berdasarkan Ruang Lingkupnya

  • Perubahan sosial dikehendaki adalah perubahan sosial yang disetujui oleh masyarakat. Contoh perubahan sosial dikehendaki yaitu perencanaan aturan yang disetujui dalam rapat.
  • Perubahan sosial tidak dikehendaki adalah kebalikan dari perubahan sosial yang dikehendaki.

Faktor Perubahan Sosial

Terdapat 2 jenis faktor yang mempengaruhi perubahan sosial atau faktor pendorong perubahan sosial yaitu faktor internal dan foktor eksternal.

Faktor Internal yaitu faktor yang berasal dari dalam lingkungan masyarakat, seperti:

  • Pertumbuhan penduduk
  • Penemuan baru
  • Invensi (kombinasi baru terhadap pengetahuan yang sudahada)
  • Sistem ideologi (keyakinan tentang nilai tertentu)

Baca Juga : Pengertian Interaksi Sosial

Faktor Eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar lingkungan masyarakat, seperti:

  • Lingkungan fisik, misalnya musibah atau bencana alam
  • Peperangan
  • Pengaruh budaya lain.

Sedangkan faktor penghambat terjadinya perubahan sosial diantaranya yaitu:

  • Kepentingan untuk tujuan tertentu.
  • Ideologi yang dianut masyarakat yang masih kuat
  • Sikap tradisional masyarakat.
  • Adat istiadat yang masih kental.
  • Kegoyahan masyarakat terhadap integrasi kebudayaan.

Dampak Perubahan Sosial

Dampak positif perubahan sosial diantaranya yaitu:

  • Perkembangan IPTek.
  • Terciptanya lapangan kerja baru.
  • Terciptanya tenaga kerja profesional.
  • Terbentunya nilai dan norma baru.
  • Meningkatnya efektivitas dan efisiensi kerja.

Sedangkan, dampak negatif perubahan sosial diantaranya yaitu:

  • Kenakalan remaja.
  • Terjadinya pergolakan daerah yang dikarenakan perbedaan ras, suku dan politik, kesenjangan ekonomi dan lainnya.
  • Terjadinya disintegrasi sosial.
  • Terjadinya kerusakan lingkungan.
  • Munculnya paham duniawi.
  • Berkurangnya eksistensi adat istiadat.
  • Tidak berfungsinya lembaga sosial secara optimal.

Contoh Perubahan Sosial

Berikut contoh perubahan sosialdalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:

  • Perubahan gaya berpakaian disebabkan oleh pengaruh modernisasi dan globalisasi, masyarakat mulai mengubah cara berpakaian yang tadinya masyarakat mengenakan baju tradisional atau baju adat daerah masing-masing, sekarang mereka mengenakan baju biasa karena mengikuti trend atau sekedar ingin mengenakan sesuai selera.
  • Perubahan cara berkomunikasi yang tadinya dengan surat, sekarang menggunakan smartphone.
  • Perubahan gaya hidup sehari-hari yang menjerumus pada pergaulan bebas.
  • Perilaku tak sopan anak kepada orang tua.
  • Dan lain sebagainya.

Baca Juga : Pengertian Status Sosial

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian perubahan sosial menurut para ahli, ciri, teori, bentuk, dampak dan contoh perubahan sosial budaya dalam masyarakat secara lengkap. Semoga bermanfaat