Wacana

Pengertian Wacana menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Wacana Dan Contoh Wacana Lengkap

Posted on

Pengertian Wacana menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Wacana Dan Contoh Wacana Lengkap Wacana adalah reretan kalimat yang saling berkaitan dan menghubungkan proposisi yang satu dengan lain dalam kesatuan makna antar bagian di dalam bangun bahasa. Wacana adalah satuan bahasa terlengkap dan untuh karena tiap bagian dalam wacana tersebut berhubungan secara padu. Wacana tersebut dapat berupa kalimat, paragraf atau karangan.

Pengertian lainnya, Wacana adalah satuan bahasa lisan maupun tulisan yang memiliki keterkaitan atau keruntutan antar bagian atau kohesi, koheren atau keterpaduan dan meaningful atau bermakna, digunakan untuk melakukan komunikasi dalam konteks sosial. Berbicara tentang Wacana, kali ini kita akan membahasa tentang pengertian wacana menurut para ahli, jenis-jenis Wacana dan contoh wacana.

Pengertian Wacana Menurut Para Ahli

Harimurti Kridalaksana

Menurut Harimurti Kridalaksana, Discourse atau Wacana adalah satuan bahasa terlengkap dan merupakan satuan gramatikal tertinggi atau terbesar dalam hierarki gramatikal.

James Deese

Menurut James Deese, Wacana adalah seperangkat proposisi yang saling berhubungan untuk menghasilkan suatu rasa kepaduan atau rasa kohesi untuk penyimak atau pembaca. Kepaduan atau kohesi sendiri harus muncul dari isi wacana, akan tetapi banyak sekali rasa kepaduam yang dirasakan oleh penyimak atau pembaca harus muncul dari cara pengutaraan yakni pengutaraan wacana tersebut.

Fatimah Djajasudarma (1994:1)

Menurut Fatimah Djajasudarma, Wacana adalah rentetan kalimat yang berhubungan, menghubungkan proposisi yang satu dengan proposisi yang lain, membentuk satu kesatuan, proposisi sebagai isi konsep ang masih kasar yang akan melahirkan statement atau pernyataan dalam bentuk wacana atau kalimat.

Henry Guntur Tarigan (1987:27)

Menurut Henry Guntur Tarigan, Wacana adalah satuan bahasa yang paling lengkap, lebih tinggi dari klausa dan kalimat, mempunyai kohesi dan koherensi yang baik, mempunyai awal serta akhir yang jelas, berkesimnambungan dan bisa disampaikan secara lisan dan tulisan.

I.G.N. Oka dan Suparno (1994:31)

Menurut I.G.N. Oka dan Suparno, Wacana adalah satuan bahasa yang membawa amanat yang lengkap.

Sumarlan dan Kawan-kawan (2009:15)

Menurut Sumarlan dan Kawan-kawan, Wacana adalah satuan bahasa terlengkap yang dinyatakan secara lisan seperti ceramah, pidato, dialog dan khotbah atau secara tertulis seperti novel, cerpen, surat, buku dan dokumen tertulis yang dilihat dari struktur lahirnya atau dari segi bentuk bersifat kohesif, saling terkait dan dari struktur batinnya (dari segi makna) bersifat koheren terpadu.

Hasan Alwi dan Kawan-kawan (2000:41)

Menurut Hasan Alwi dan Kawan-kawan, Wacana adalah rentetan kalimat yang berhubungan sehingga terbentuklah makna yang serasi diantara kalimat-kalimat tersebut. Dengan begitu sebuah rentetan kalimat tidak dapat disebut dengan wacana jika tidak ada keserasian makna, dan sebaliknya, jika rentetan kalimat membentuk sebuah wacana karena dari rentetan tersewbut akan terbentuk makna yang serasi.

Jenis-Jenis Wacana

Ada 5 jenis wacana diantaranya : Narasi, eksposisis, argumentasi, deskripsi dan persuasi.

Narasi

Narasi adalah sebuah cerita yang dapat didasarkan pada urutan suatu peristiwa atau kejadian. Narasi juga dapat berbentuk narasi imajinatif dan narasi ekspositaris. Unsur-unsur narasi antara lain kejadian, konflik, tokoh, alur, plot, dan latar yang terdiri atas latar waktu, suasana dan tempat.

Eksposisi

Eksposisi adalah karangan yang menjelaskan atau menerangkan karangan dengan terperinci sesuatu dengan tujuan agar dapat memberikan sebuah informasi dan dapat memperluas ilmu dan pengetahuan bagi setiap pembacanya. Karangan eksposisi biasanya digunakan pada karya ilmiah seperti makalah-makalah, artikel ilmiah, untuk seminar, simposium, atau penataran.

Argumentasi

Argumentasi adalah karangan berisikan pendapat, sikap, maupun penilaian pada hal yang disertakan dengan bukti-bukti, alasan dan peryataan-pernyataan yang dapat diterima secara logis. Tujuan karangan argumentasi adalah berusaha agar dapat meyakinkan pembaca tentang kebenaran dari pengarang.

Deskripsi

Deskripsi adalah karangan yang dapat menggambarkan sesuatu atau objek berdasarkan hasil dari pengamatan, perasaan, dan pengalaman dari penulis.

Contoh Wacana

Terdapat wacana singkat/pendek dan wacana panjang.

Contoh Wacana Pendek :
Awas! Kabel Tegangan Tinggi

Contoh Wacana Panjang:
Dijual. Butuh uang tunai segera. Sebuah rumah dengan luas tanah 1.500 meter persegi dan luas bangunan 200 meter persegi. Bagi anda peminat harap hubungi kami. Kami tidak memiliki waktu untuk melayani perantara.

Demikian artikel tentang”Pengertian Wacana menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Wacana Dan Contoh Wacana Lengkap“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.