Modernisasi

14 Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli Terlengkap

Posted on

14 Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli, Syarat Modernisasi, Ciri-Ciri Modernisasi, Dampak Modernisasi dan Contoh Modernisasi Terlengkap Modernisasi atau penganyaran adalah ilmu sosial yang merujuk pada sebuah bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju dan kurang berkembang kearah yang lebih baik dengan harapan mencapai kehidupan masyarakat yang lebih maju, berkembang dan makmur. Berbicara tentang modernisasi kali ini kita akan membahas tentang pengertian modernisasi dan modern menurut para ahli, syarat modernisasi, ciri-ciri  modernisasi, dampak modernisasi dan contoh modernisasi yang terjadi si masyarakat.

Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli

Wilbert E Moore

Menurut Wilbert E Moore, Modernisasi adalah transformasi total co-eksistensi tradisional atau pra-modern dalam hal teknologi dan organisasi sosial terhadap pola ekonomi dan politik yang menjadi ciri negara-negara barat yang stabil.

JW School

Menurut JW School, Modernisasi adalah transformasi, perubahan dalam masyarakat dalam segala aspeknya. Teori modernisasi menggambarkan proses transformasi dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern atau mundur.

Abdul Syam

Menurut Abdul Syam, Modernisasi adalah suatu proses transformasi sari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat dalam berbagai aspekdalam kehidupan masyarakat.

Astrid S. Susanto

Menurut Astrid S. Susanto, Modernisasi adalah suatu proses pembangunan yang memberikan kesempatan ke arah perubahan demi kemajuan.

Ougburn dan Nimkoff

Menurut Ougburn dan Nimkoff, Modernisasi adalah suatu usaha untuk mengarahkan masyarakat agar dapat memproyeksikan diri ke masa depan yang nyata dan bukan pada angan-angan semu.

Alex Thio

Menurut Alex Thio, Modernisasi adalah sebuah bentuk perubahan sosial berupa masyarakat pertanian menjadi masyarakat industri.

Harold Rosenberg

Menurut Harold Rosenberg, Modernisasi adalah tradisi baru yang mengacu pada urbanisasi atau sampai sejauh mana dan bagaimana pengikisan sifat-sifat pedesaan suatu masyarakat berlangsung.

R. Soekmono

Menurut R. Soekmono, Modern adalah zaman yang coraknya ditentukan oleh pengaruh-pengaruh Eropa Barat

Diderot

Menurut Diderot, Modern adalah kehadiran manusia yang menaruh kepentingan diatas makhluk lain

Alvin Hadiwono

Menurut Alvin Hadiwono, Modern adalah era puncak kebudayaan inderawi.

Ahmad Baso

Menurut Ahmad Baso, Modern adalah suatu fenomena yang akhirnya akan membawa pada musnahnya perbedaan dasar antara ruang privat dan ruang publik yakni tenggelamnya keduanya.

Koentjaraningrat

Menurut Koentjaraningrat, Modern adalah sebuah usaha yang hidup dengan sesuai pada zaman dan dunia yang berbeda dengan zaman dahulu kala. Modern adalah sebuah zaman dimana semua telah berubah menjadi sebuah dunia yang sekarang dengan perkembangan dan perubahannya.

Soejono Soekanto

Menurut Soejono Soekanto, Modern adalah sebuah perubahan secara sosial yang sebelumnya telah direncanakan dan semua perubahan itu terjadi dengan tersusun dan terencana sebelumnya.

Wijoyo Nitisastro

Menurut Wijoyo Nitisastro, MOdern adalah sebuah proses transformasi dengan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih maju dalam segala aspek yang ada dalam kehidupan baik sisi politik politik, ekonomi dan juga sosial.

Syarat Modernisasi

Soejono Soekanto, modernisasi memiliki syarat-syarat tertentu, sebagai berikut:

  • Cara berpikir yang ilmiah yang berlembaga dalam kelas penguasa ataupun masyarakat.
  • Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi.
  • Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu.
  • Penciptaan iklim yang menyenangkan dan masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
  • Tingkat organisasi yang tinggi yang di satu pihak berarti disiplin, sedangkan di lain pihak berarti pengurangan
    kemerdekaan.
  • Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial.

Ciri-Ciri Modernisasi

Proses menuju kehidupan masyarakat yang modern memiliki ciri atau karakter yang dibedakan atas :

Aspek Sosio Demografis

Aspek sosio demografis atau mobilitas sosial adalah proses perubahan unsur-unsur sosial, ekonomis dan psikologis masyarakat yang mulai menunjukkan peluang ke arah pola baru melalui sosialisasi dan pola perilaku yang terwujud pada aspek kehidupan modern, misal mekanisasi, urbanisasi dan peningkatan pendapatan per kapita.

Aspek Struktur Organisasi Sosial

Aspek Struktur Organisasi Sosial adalah perubahan unsur-unsur dan norma kemasyarakatan yang terwujud jika manusia mengadakan hubungan dengan sesama dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut dapat menyangkut lembaga kemasyarakatan, norma sosial, pelapisan sosial, kekuasaan dan wewenang dan interaksi sosial.

Dampak Modernisasi

Dampak Positif

Berikut ini adalah dampak positif adanya modernisasi, diantaranya:

  • Perubahan tata nilai dan sikap
  • Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Tingkat Kehidupan yang lebih Baik

Dampak Negatif

Dengan adanya modernisasi, tidak hanya berdampak positif saja bagi kehidupan bermasyarakat namun juga berdampak negatif bagi kehidupan, diantaranya

  • Pola hidup masyarakat menjadi konsumtif
  • Sikap individualistik lebih menonjol
  • Gaya hidup masyarakat menjadi kebarat-baratan
  • Terjadinya kesenjangan sosial dalam masyarakat
  • Tingkat kriminalitas semakin tinggi

Contoh Modernisasi

Berikut adalah coontoh modernisasiu yang terjadi di kehiduapn bermasyarakat, diantaranya:

Pekerjaan

Sebelum adanya modernisasi :

Karena belum ada teknologi dan mesin, manusia hanya mengandalkan pikiran dan tenaga yang terbatas dari kalangan internal. Pekerjaan belum mengalami diferensiasi yang membagi tenaga kerja dalam spesifikasi tertentu. Kemudian, keterbatasan tenaga tiap manusia juga mengharuskan pekerjaan dilakukan banyak tenaga kerja, hasilnya terlalu banyak modal dikeluarkan untuk sumber daya manusia.

Setelah adanya modernisasi:

Pekerjaan sudah mengalami diferensiasi dengan baik dan banyak menggunakan mesin yang membantu mengurangi penggunaan SDM. Tiap pekerja diberi tugas khusus dengan deadline tertentu, hasilnya hampir setiap orang kehilangan banyak waktu untuk menyelesaikan tugas. Hal tersebut terpaksa dilakukan dan harus rela mengesampingkan waktu bersama keluarga dan interaksi sesama pekerja.

Pendidikan

Sebelum adanya modernisasi :

Belajar masih menggunakan buku yang membuang kertas. Selain itu, pendidikan konvensional masih kurang efektif karena tidak memacu kreativitas para siswa dan  kondisi ruang kelas masih kurang memadai.

Setelah adanya modernisasi  :

Para pendidik untuk memacu kreativitas para muridnya dan kecanggihan teknologi memungkinkan setiap anak dapat mengakses internet atau aplikasi lebih mudah. Namun kecenderungan, basis internet yang mudah seringkali digunakan untuk hal-hal yang tidak perlu seperti pornografi.

Demikian artikel pembahasan tentang”14 Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli Terlengkap“, semoga bermanfaat.