Pengertian Mobilitas Sosial : Saluran, Bentuk, Dimensi, Faktor Yang Mempengaruhi dan Contohnya

Posted on

Pengertian Mobilitas Sosial – Apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial? Apa saja faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian mobilitas sosial menurut para ahli, saluran, bentuk, dimensi, faktor yang mempengaruhi dan contoh mobilitas sosial secara lengkap.

Baca Juga : Pengertian Status Sosial

Pengertian Mobilitas Sosial

Secara etimologis, mobilitas sosial berasal dari bahasa Latin “Mobilitas” yang artinya mudah dialihkan dari satu tempat ke tempat lainnya dan “Sosial” yang artinya mengikutsertakan seseorang atau sekelompok warga.

Mobilitas sosial diartikan sebagai perpindahan status individu, keluarga atau kelompok dari ke status lain; lapisan satu ke yang lain, kelas sosial satu ke yang lain, strata satu ke strata yang lain baik itu vertikal ataupun horizontal. Mobilitas sosial juga disebut dengan gerak sosial.

Mobilitas sosial bisa berupa penaikan atau penurunan status sosial individu, keluarga atau kelompok sosial diantaranya penghasilan, pekerjaan atau kedudukan.

Pengertian mobilitas sosial secara umum yaitu proses pergerakan atau perpindahan individu atau kelompok dari suatu lapisan ke lapisan lain di waktu berbeda.

Definisi mobilitas sosial ialah transisi, peralihan, kenaikan maupun penurunan kelas dan peran sosial anggota masyarakat.

Pengertian gerak sosial adalah gerak sosial yang individu atau kelompok sosial lakukan bertujuan untuk membenahi taraf hidup mereka.

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

Mantra dan Pitoyo (1998)

Mobilitas sosial ialah perpindahan kedudukan individu atau kelompok dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain.

Horton dan Hunt (1999)

Mobilitas sosial diartikan juga sebagai suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial lain atau gerak pindah dari suatu strata ke strata lain.

Baca Juga : Pengertian Pranata Sosial

Sunarto (2004)

Pengertian mobilitas sosial adalah perpindahan individu, keluarga atau kelompok sosial dari suatu lapisan ke lapisan sosial lain.

Suyanto (2004)

Arti mobilitas sosial ialah perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya atau dari satu strata ke strata lain baik berupa penaikkan atau penurunan status sosial dan termasuk penghasilan, yang bisa dirasakan sejumlah individu atau kelompok.

Soerjono Soekanto

Pengertian mobilitas sosial ialah sebuah gerak yang terjadi dalam struktur sosial, yaitu pola tertentu yang menata organisasi kelompok sosial.

Robert M.Z. Lawang

Definisi mobilitas sosial adalah sebuah pergerakan dalam tatanan sosial yakni pola tertentu yang menata organisasi sebuah kelompok sosial.

Wiliam Kornblum

Mobilitas sosial diartikan sebagai perpindahan individu, keluarga dan kelompok sosial dari lapisan sosial yang satu ke yang lain.

H. Edward Ransford

Mobilitas sosial yaitu perpindahan ke atas atau ke bawah dalam lingkungan sosial secara berjenjang.

Horton dan Hunt

Mobilitas Sosial merupakan suatu perpindahan satu kelas sosial ke kelas sosial lain.

Narwoko dan Suyanto (2010)

Mobilitas sosial iyalah gerak dalam struktur sosial yakni bentuk tertentu yang menyusun organisasi kelompok sosial. Struktur sosial meliputi sifat hubungan diantara individu dalam kelompok dan hubungan diantara individu dengan kelompoknya.

Saluran Mobilitas Sosial

Menurut Pitirim A. Sorokin, ada sejumlah saluran mobilitas sosial, diantaranya:

Angkatan Bersenjata
Mereka masuk kedalam saluran mobilitas sosial sebab mereka bertugas membela bangsa dan negara. Atas jasa yang mereka lakukan mereka diberi penghargaan berupa status sosial lebih tinggi.

Baca Juga :  Pengertian Modal Sosial

Lembaga Keagaamaan
Institusi keagamaan menjadi salah satu bentuk saluran gerak sosial sebab mereka berperan sebagai teladan dalam kehidupan sosial. Seorang dengan pengetahuan agama yang mendalam maka ia akan lebih disegani dan juga memperoleh status sosial tinggi.

Lembaga Pendidikan
Semakin tinggi jenjang pendidikan seorang individu maka ia akan semakin disegani dan memperoleh status sosial di lingkungan.

Organisasi Politik, Ekonomi dan Profesi
Individu yang masuk dalam organisasi politik, ekonomi dan profesi yang berperan memberi bantuan pada masyarakat maka ia akan memperoleh status sosial tertentu di lingkungannya.

Organisasi Olahraga
Seorang atlet yang mengharumkan nama bangsa dan negara baik di kancah nasional juga internasional maka status sosial ia akan meningkat.

Bentuk Mobilias Sosial

Jenis mobilitas sosial dilihat dari tipenya, diantaranya yaitu:

Mobilitas sosial vertikal, yaitu perpindahan status individu atau kelompok sosial di lain lapisan sosial. Ada 2 jenis mobilitas sosial yaitu mobilitas vertikal ke atas (social climbing atau lebih dikenal dengan panjat sosial) dan mobilitas vertikal kebawah (social sinking).

  • Social Climbing, yaitu perpindahan individu dari kelas sosial yang rendah ke kelas sosial yang lebih tinggi. Contohnya seorang guru naik jabatan menjadi kepala sekolah.
  • Social Sinking, yaitu perpindahan individu dari kelas sosial tinggi ke kelas sosial yang lebih rendah. Contohnya seorang menteri diberhentikan dari jabatannya.

Mobilitas sosial horizontal, yaitu perpindahan status sosiapl individu atau kelompok dalam derajat lapisan sosial yang sama, dimana kedudukan individu atau kelompok sosial dalam mobilitas ini tak mengalami perubahan. Sebagai contoh: perpindahan seorang pedagang kerak telor dari Jakarta ke Lampung.

Mobilitas sosial lateral, yaitu perpindahan individu atau kelompok sosial dari suatu wilayah ke wilayah lain. Nama lain mobilitas ini yaitu mobilitas geografis.

Jenis mobilitas sosial dilihat dari ruang lingkupnya, diantaranya yaitu:

  • Mobilitas sosial intragenerasi, yaitu gerak sosial atau perpindahan status sosial yang dialami individu atau kelompok sosial selama hidup mulai dari kelahiran hingga masa tua.
  • Mobilitas sosial antargenerasi, yaitu gerak sosial atau perpindahan status sosial yang dialami oleh dua atau lebih generasi.

Baca Juga : Pengertian Stratifikasi Sosial

Dimensi Mobilitas Sosial

Berikut ini sejumlah dimensi dalam mobilitas sosial (Pattinasarany, 2016), diantaranya yaitu:

Golongan Sosial atau Kelas Sosial. Bisa dibilang ada di kelas sosial yang sama dengan yang lain apabila individu menerima individu lain secara sama dan memiliki kolerasi jalinan.

Tingkat Kekuasaan. Ini berhubungan dengan kolerasi peran berupa keterkaitan otoritas dan kekuasaan, yang mengikutsertakan posisi subordinat di satu bagian dan superordinat di bagian lain. Mereka percaya kekuasaan adalah sarana gerak sosial.

Tingkat Okupasi. Ini merupakan indikator umum dalam stratifikasi sosial. Para periset menyatakan bahwa pekerjaan adalah bagian dari faktor yang memberikan perbedaan pada keyakinan, norma, kebiasaan dan peluapan emosi individu.

Tingkat Konsumsi yang Menunjukkan Gaya Hidup. Life style dan juga wibawa bisa dibilang ada di kelas konsumsi yang sama. Cara menghitung indeks konsumsi kelas bisa dilihat dari dana yang dikeluarkan untuk aktivitas bergengsi dan sifatnya kultural.

Faktor Yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial

Faktor Pendorong Mobilitas Sosial

Ada sejumlah faktor yang dapat mendorong terjadinya gerak sosial, antara lain:

Status Sosial
Individu yang dari kecil sudah memiliki status sosial dan setelah dewasa, ia akan memperoleh status sosial yang lebih baik.

Keadaan Ekonomi
Individu yang memiliki ekonomi sulit mereka akan mencari dan berpindah lapisan sosial untuk memperoleh perekonomian yang lebih baik.

Keadaan Politik dan Keamanan
Ketidakstabilan dan kekacauan stabilitas politik dan keamanan membuat individu mencari dan pindah ke tempat yang lebih aman dan nyaman.

Dasar Agama
Seorang individu akan berpindah dari lingkungan yang memiliki toleransi agama yang rendah ke lingkungan yang lebih menjamin kebebasan beragama.

Baca Juga : Pengertian Pranata Sosial

Demografi
Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan terjadinya penurunan mutu ruang terbuka di sebuah daerah. Sehingga, untuk memperoleh ruang terbuka yang lebih baik maka individu akan pergi ke daerah lain.

Faktor Individu
Ini merupakan tolak ukur seorang individu yang dilihat dari pendidikan, penampilan dan ketrampilan yang mereka miliki. Faktor individu ini meliputi perubahan kemampuan seseorang juga arah sikap mereka kepada mobilitas sosial.

Faktor Struktural
Ini merupakan jumlah relatif kedudukan yang dapat dan perlu dipenuhi dan kemudahan mendapatkannya. Faktor struktural ini meliputi struktur pekerjaan dan perbedaan tingkat kelahiran di suatu daerah.

Selain faktor diatas, ada beberapa faktor lain yang mengakibatkan terjadinya mobilitas sosial, diantaranya yaitu:

  • Pengembangan wilayah
  • Kondisi sosial yang berubah
  • Adanya kebebasan untuk berkomunikasi
  • Keinginan melihat daerah lain
  • Mudahnya mendapatkan pekerjaan
  • Mudahnya perolehan pendidikan

Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

Ada sejumlah faktor yang menghambat terjadinya mobilitas sosial, diantaranya yaitu:

Ekonomi
Individu yang rendah dalam kemampuan produksi dan konsumsi akan kesulitan beralih status sosial.

Diskriminasi Kelas Sosial
Individu yang menjadi korban pembeda-bedaan tak akan bisa beralih ke status sosial yang lebih baik.

Perbedaan Ras dan Agama
Umumnya ini terjadi di lingkungan kerja yang mayoritas dipenuhi suatu ras dan agama tertentu. Jika seorang individu memiliki kinerja yang bagus tapi ras dan agamanya minoritas maka ia akan sulit naik jabatan.

Perbedaan Gender
Umumnya perempuan diremehkan dan dianggap lemah dari pria dalam struktur masyarakat, hal tersebut menyebabkan perempuan sulit naik ke status sosial yang lebih tinggi.

Dampak Mobilitas Sosial

Dampak positif adanya mobilitas sosial, antara lain:

  • Memicu terjadinya perubahan sosial
  • Mendorong individu atau kelompok agar lebih berprestasi
  • Membuat integrasi sosial menjadi meningkat

Sedangkan, dampak negatif adanya mobilitas sosial antara lain:

  • Menyebabkan terjadinya konflik sosial.
  • Menurunnya rasa kebersamaan atau solidaritas kelompok
  • Memicu terjadinya gangguan psikologis.

Baca Juga : Pengertian Interaksi Sosial

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian mobilitas sosial menurut para ahli, saluran, bentuk, dimensi, faktor yang mempengaruhi dan contoh mobilitas sosial secara lengkap. Semoga bermanfaat